
Novel Guru Tengah Sawah mengangkat kisah inspiratif perjuangan seorang guru perempuan bernama Rusni, yang memilih jalan sunyi namun mulia demi pendidikan anak-anak miskin dan putus sekolah. Di tengah sistem pendidikan formal yang kaku dan birokratis, Rusni memilih mundur dari sekolah negeri tempatnya mengajar dan membangun sebuah “sekolah alam” sederhana di sebuah dangau di tengah sawah, menggunakan alam sebagai ruang belajar dan kehidupan sebagai bahan ajarnya.
Dengan ketulusan dan semangat untuk mendidik, Rusni menyusuri desa-desa mencari anak-anak terpinggirkan yang masih menyimpan semangat belajar: Azura, remaja penyulam yang bercita-cita menjadi pengusaha; Abdul Malik, penulis muda penuh ide dan puisi; dan Syahid, anak yatim yang ingin menghafal Al-Qur’an demi menghadiahkan surga untuk orang tuanya.
Melalui pendekatan personal, pembelajaran spiritual, dan pendidikan karakter yang kuat, Rusni menunjukkan bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal gelar dan nilai, melainkan pembentukan manusia seutuhnya—berbudi, berilmu, dan beriman.
Novel ini adalah kritik sosial terhadap sistem pendidikan komersial dan birokratis, namun sekaligus menjadi oase harapan bahwa masih ada guru yang mendidik dengan cinta, bukan sekadar kewajiban.
Penulis: MUFLIH HAMDANI
Editor: -
Cover: -
Jumlah halaman: 290
Ukuran: 21cm