KONSEP KEBEBASAN DALAM TAFSIR AL-MUNIR
Kebebasan merupakan prinsip fundamental dan universal eksistensi manusia yang masih menjadi problem kehidupan sehari-hari dan diperdebatkan sepanjang sejarah. Dalam sejarah Barat abad pertengahan misalnya, persoalan kebebasan menandai pemberontakan terhadap belenggu atas nama agama terhadap kebebasan dalam beragama, berfikir dan bahkan politik hingga menjadi suatu ideologi yang dikenal liberalisme. Di dunia Islam, persoalan kebebasan bahkan telah diperdebatkan jauh sebelum Barat tercerahkan, yakni sejak masa-masa awal perkembangan Islam 14 abad yang lalu. Meski kedua sejarah peradaban ini memiliki kesamaan subjek persoalan, tetapi terdapat perbedaan konteks dinamika kultur sejarah. Kebebasan di Barat meski memiliki basis keagamaan, namun perdebatan cenderung bersifat sosial-politik. sementara dalam sejarah Islam persoalan kebebasan cenderung bersifat teologis, meski sejak era modern bergeser mencakup ranah sosial dan politik. Buku ini mengekplorasi konsep kebebasan dari perspektif teologi Islam, terutama dengan pendekatan tafsir. Persoalan bagaimana ajaran Islam tentang nilai kebebasan telah menjadi wacana yang menarik dikaji seiring perubahan sosial dan politik di era modern dan kontemporer saat ini. Kebebasan dalam konteks saat ini menjadi subjek penting yang dipahami sebagai hak dasar dan martabat setiap individu manusia.

Judul: KONSEP KEBEBASAN DALAM TAFSIR AL-MUNIR
Penulis: Ahmad Ismatullah Basyari
Jumlah halaman: 222
ukuran tinggi buku: 25cm





