Sesudah Indonesia merdeka tahun 1945, dilanjutkan dengan perjuangan lanjutan untuk mempertahankan kemerdekaan itu, kemudian diteruskan dengan masa pembangunan dan reformasi, maka dengan memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang besar dan Sumber Daya Manusia ( 283,4 Juta ) yang besar pula serta kondisi perekonomian dan politik yang relativ stabil dan bahkan terus bergerak menuju kemajuan, adalah sangat relevan bila rakyat Indonesia mempunyai cita-cita agar Indonesia sebagai negara maju disaat Indonesia berusia 100 tahun yaitu Indonesia Emas, untuk meraih tingkatan sebagai NEGARA MAJU TAHUN 2045, sejajar dengan negara-negara lain terutama Amerika Serikat, Kanada, negara-negara Eropa , Jepang, Australia dll.
Untuk itulah dipersiapkan Generasi Muda Indonesia yang berkarakter yang akan memimpin negara ini, generasi yang sehat, trengginas, cerdas, unggul,jujur, adapatif dan tentu diperlukan upaya-upaya yang terintegrasi dan komprehensif yang melibatkan banyak pihak. Untuk mempersiapkannya mutlak harus dimulai saat ibu mengandung. Ibu Indonesia yang akan melahirkan jabang bayi yang kelak akan menjadi Generasi Muda Indonesia tidak boleh dalam kondisi malnutrisi. Pemeriksaan kandungan selama kehamilan dilaksanakan di pusat-pusat pelayanan kesehatan yang tersedia. Bayi yang telah lahir harus mendapatkan nutrisi yang baik, ASI, kemudian Makanan Pendamping ASI, Imunisasi lengkap, Gizi seimbang. Bila ini dilaksanakan , niscayalah akan tumbuh Generasi Muda Indonesia yang sehat dan trengginas, terhindar dari stunting dan kondisi malnutrisi.
Setelah keadaan sehat raganya, maka segera diisi otaknya dengan kecerdasan sehingga akan menjadi Generasi Muda Indonesia yang unggul di kancah global sekalipun.
Jiwa Generasi Muda Indonesia harus memiliki karakter, akhlak, budi pekerti yang baik, taat beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, dengan tetap berperilaku hidup sehat, menghindari narkoba, miras, pergaulan bebas dan aksi-aksi yang tidak baik. Memiliki Hard skill dan Soft skill yang baik, attitude yang baik serta kerja cerdas berwawasan lingkungan hidup.
Generasi Muda Indonesia tidak boleh tertinggal dalam IPTEK. Kedepan, setidaknya harus menguasai IT, AI dan program Coding, agar semua pembangunan yang menggunakan IPTEK dapat diselesaikan oleh SDM bangsa Indonesia sendiri terutama Generasi Muda Indonesia. Semoga !
Penulis: Purwito Nugroho
Editor: -
Layout & Cover: Renata Avianca Ramadanisa, Bimantara Jayadiputro
Jumlah halaman: 226
Ukuran : 21cm