Buku Manusia di Era Digital: Perspektif Antropologi pada Dunia yang Sedang Berubah mengkaji secara mendalam transformasi kehidupan manusia akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Teknologi tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi ruang hidup baru yang membentuk identitas, relasi sosial, budaya, ekonomi, hingga cara manusia memaknai eksistensinya.
Melalui perspektif antropologi, buku ini mengulas bagaimana digitalisasi menghadirkan perubahan fundamental dalam struktur sosial, pola interaksi, dan sistem nilai masyarakat. Fenomena seperti media sosial, komunitas virtual, ekonomi digital, kecerdasan buatan, hingga algoritma dipahami sebagai agen budaya yang memengaruhi cara manusia beradaptasi, berkomunikasi, dan bertahan hidup di dunia modern.
Buku ini juga menyoroti berbagai tantangan yang muncul, seperti krisis identitas, kesenjangan digital, disrupsi budaya lokal, problem etika, serta ancaman terhadap privasi dan martabat manusia. Di sisi lain, peluang besar yang ditawarkan era digital—dalam bidang pendidikan, ekonomi, demokrasi, dan pelestarian budaya—dibahas secara kritis dan reflektif.
Disusun dengan pendekatan akademik yang sistematis namun tetap komunikatif, buku ini menjadi rujukan penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan pembaca umum yang ingin memahami posisi manusia di tengah dunia digital yang terus berubah.
Prof. Dr. Irwan Abdullah