Bandung dan Puisi yang Tak Pernah Usai adalah sebuah novel reflektif tentang perjalanan, kehilangan, dan cinta yang bertumbuh melalui waktu. Kisah ini mengikuti langkah Aira Mahiga, seorang perempuan yang memilih meninggalkan masa lalu demi menemukan makna baru dalam hidupnya. Bandung menjadi ruang pulang sekaligus ruang belajar—tempat pertemuan, perpisahan, dan harapan saling berkelindan.
Di kota yang kerap diselimuti rinai hujan itu, Aira dipertemukan dengan Dzaki Rahman, seorang pengajar yang hangat dan berwawasan. Cinta perlahan tumbuh di antara keduanya, namun tidak tanpa ujian. Trauma masa lalu, perbedaan latar sosial, serta penolakan keluarga menjadi luka yang harus dihadapi dengan keberanian dan ketulusan.
Novel ini tidak sekadar berkisah tentang romansa, tetapi juga tentang keluarga, pendidikan, nilai hidup, dan perjalanan jiwa manusia dalam memahami arti memiliki dan melepaskan. Dengan bahasa puitis dan narasi yang lembut, Bandung dan Puisi yang Tak Pernah Usai mengajak pembaca merenungi bahwa hidup adalah rangkaian pertemuan yang sarat makna—dan cinta sejati adalah keberanian untuk bertahan, meski pernah terluka.
Penulis : Surya Arafah
Editor: Muhd. Fathurrahman
Layout & Cover: Haikal Putra
Cetakan Pertama Januari 2026
Diterbitkan oleh CV. Putra Surya Santosa Anggota IKAPI No. 163/DIY/2022