Rekonstruksi Konsep Kafir dalam Tafsir Al-Qur’an Kontemporer merupakan kajian akademik yang mendalam dan komparatif tentang dinamika makna “kafir” dalam khazanah tafsir modern. Buku ini lahir dari keprihatinan terhadap penyempitan makna istilah kafir yang kerap memicu ketegangan sosial, eksklusivisme, bahkan konflik atas nama agama.
Melalui pendekatan hermeneutika dan analisis komparatif (muqāran), penulis membandingkan dua karya tafsir kontemporer yang berpengaruh, yaitu Fī Ẓilāl al-Qur’ān karya Sayyid Qutb dan Tafsīr al-Miṣbāḥ karya M. Quraish Shihab. Kedua mufasir ini merepresentasikan dua corak penafsiran yang berbeda: ideologis-transformatif dan kontekstual-moderat.
Buku ini menunjukkan bahwa secara etimologis, kafir berarti “menutupi”, namun dalam perkembangan tafsirnya, istilah tersebut mengalami perluasan dan pergeseran makna sesuai konteks sosial, politik, dan intelektual masing-masing mufasir. Sayyid Qutb cenderung memahami kekafiran dalam kerangka ideologis dan sistemik, sedangkan Quraish Shihab menafsirkannya secara teologis-personal dan kontekstual dalam masyarakat plural.
Dengan analisis yang komprehensif, buku ini berupaya merekonstruksi konsep kafir agar lebih proporsional, ilmiah, dan relevan dengan masyarakat kontemporer Indonesia yang majemuk. Karya ini tidak hanya memperkaya studi tafsir Al-Qur’an, tetapi juga menawarkan kontribusi nyata bagi penguatan moderasi beragama dan harmoni sosial.
Judul Rekonstruksi Konsep Kafir dalam Tafsir Al-Qur’an Kontemporer
Penulis Dr. Dani Ramdani, M.Ag.
Editor Dr. Diana Farid, S.Ag., S.H., M.E.Sy
Layout/Cover Tim MaSagi
Cetakan Cetakan Pertama, Maret 2026
Penerbit CV. Putra Surya Santosa