Khidmat bukan sekadar aktivitas membantu atau melayani, melainkan sebuah jalan pendidikan ruhani yang membentuk keikhlasan, kerendahan hati, kedisiplinan, dan pengabdian kepada Allah SWT. Dalam tradisi Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya, khidmat menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan spiritual seorang ikhwan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pengabdian kepada guru, tarekat, dan masyarakat.
Buku ini mengupas secara komprehensif sejarah khidmat dalam tradisi tarekat, konsep hubungan antara ikhwan dan mursyid, ajaran-ajaran TQN, fungsi Tanbih, tradisi amaliyah tarekat, hingga implementasi khidmat dalam kehidupan sehari-hari. Penulis menjelaskan bagaimana khidmat bukan hanya membentuk kualitas spiritual individu, tetapi juga melahirkan karakter yang berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu membangun kepercayaan di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan historis, konseptual, dan sosial, pembaca diajak memahami bahwa khidmat merupakan sarana penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) yang berdampak nyata terhadap kredibilitas sosial seorang pengamal tarekat. Semakin baik kualitas khidmat seseorang, semakin besar pula pengaruh positif yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitarnya.
Tidak hanya relevan bagi para ikhwan TQN, buku ini juga menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, praktisi tasawuf, dan masyarakat umum yang ingin memahami peran tarekat dalam membangun kehidupan spiritual sekaligus memperkuat relasi sosial di era modern.
Judul Buku
KHIDMAT: Sejarah, Nilai & Relasi Sosial
Penulis
Saefur Rijal, M.Ag
H. Asriadi Rauf, M.Hum
Editor
Dr. Try Riduwan Santoso, M.A.
Penerbit
CV. Putra Surya Santosa