school and education

Talk to us

0812-1603-3775

BRIDGING AND PRESERVING KNOWLEDGE. Penerbit Putra Surya Santosa (PSS). Tentang kami

Segera Terbit

Avaritia

Nala menggigil tak percaya. Di kamarnya kini berdiri dua lelaki berperawakan kekar dan tinggi.
Salah satu dari mereka berparas manis dengan rambut pirang dan mata biru, yang satu lagi berparas ketus dengan rambut hitam dan mata kemerahan. Namun, bukan itu yang membuat Nala ketakutan. Dua pria itu memiliki sayap besar berwarna hitam pekat di punggung mereka. Nala memegang pergelangan tangannya. Dari balik lengan Panjang sweater, ia bisa merasakan entitas sebuah benda melingkar. Tanpa perlu melihat,

ia tahu betul objek tersebut juga dihiasi batu merah. Sejak
menemukannya di hutan, Nala kerap kali melihat hal-hal mistis. Ia pikir, semua itu hanya ilusi. Akan tetapi, apa dua lelaki ini juga tak ayalnya hasil imajinasi? “Sudah saya bilang, kita tidak seharusnya tampil dalam wujud seperti ini,” bisik si rambut pirang. “Ia pasti takut.”
“Lalu? Dalam wujud manusia, begitu?” Si rambut hitam menjawab
ketus. Si rambut pirang memutar bola matanya sambil mendekat ke arah
Nala. “Tenang saja, Nona. Kami tidak bermaksud jahat.” Ia berusaha
menenangkan Nala.
Si lelaki berambut hitam menaikkan alis dan menatap lurus pada
Nala. “Kecuali, kau berbuat macam-macam.”
Si pirang buru-buru melirik, tak suka diinterupsi.
“Perkenalkan saya Ashby. Sedangkan beliau adalah tuan yang
saya layani, Orfeas. Tuan saya kehilangan sesuatu. Gelang berwarna
emas dengan batu merah.” Si pirang memperkenalkan diri sekaligus
menyampaikan tujuannya.
Nala membeku. Ia memegangi pergelangan tangannya yang tertutup sweater.


Penulis: Kannethly Garry
Penyunting: Dhita Nurul Fitri
Proofreader: Sherlly, Nurul Ramadhanty
Penataletak: Ling-ling
Perancang Sampul: Harsika Partitur
Ilustrator Tokoh: Jeasy
Ilustrator Map: Muhammad Abidin
Jumlah halaman: 231
ukuran buku: A5 (21cm)


Chat

0812-1603-3775