Disabilitas adalah kondisi yang membatasi kemampuan individu untuk berpartisipasi sepenuhnya dalam kegiatan sosial, ekonomi, dan politik, baik secara fisik, mental, maupun sensori.
Kelompok disabilitas, khususnya orang-orang dengan disabilitas, rentan terhadap diskriminasi dan marginalisasi karena kurangnya dukungan, fasilitas, dan peluang yang memadai. Model pemberdayaan orang dengan disabilitas adalah pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, partisipasi sosial, dan kualitas hidup mereka. Implementasi Desa Inklusif di Desa Mangliawan dimulai dengan penilaian kebutuhan dan tantangan orang dengan disabilitas melibatkan pemangku kepentingan lokal, termasuk orang dengan disabilitas, keluarga, pemimpin masyarakat, dan pejabat pemerintah. Hasil penilaian ini menjadi dasar untuk mengembangkan rencana komprehensif untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusi di Desa Mangliawan. Artikel ini menyoroti upaya Desa Mangliawan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan memberikan inspirasi untuk pengembangan program serupa di daerah pedesaan lainnya.
Penulis: MACARIA THERESIA LAIYAN
Editor: Dr. Bresca Merina, S.IP., M.Ec.Dev
Layout/Cover: Tim MaSagi
Cetakan Pertama, Juni 2024
Ukuran buku: 23cm
Jumlah halaman: 243