“Ini dia penyelamat Fisika kita, Pak Ketua Kelas!” seru Kaela dari bangku belakang. Sabian yang mendengar itu lantas terkekeh, "oh, Io meluk-meluk gue karena lupa ngerjain tugas, Dis?” Judis hanya me- lempar senyum penuh harap, ia benar-benar malas keliling lapangan. Sabian merogoh saku celana dan mengambil ponsel, berkutik be- berapa menit sebelum akhirnya bicara, "udah gue share semua cara dari nomor I sampai 15 di grup
kelas, barangkali ada yang belum selain Judis. Kalian tinggal substitusi angkanya kok, ga susah. Kalau ke- sahan, tanya gue aja. Terdengar decakan sebal dari bangku belakang. "Kenapa gak sekalian jawabannya sih?” Sudah diberi kemudahan, Rayyanza masih saja protes. “Gue niat bantuin lo, bukan niat bikin lo tambah bego, balas Sabian singkat kemudian melangkah pergi ke bangkunya. Jika Zeekara adalah wakil ketua kelas, maka Sabian adalah ketua kelasnya. Zeekara dan Sabian bertemu di bangku sekolah menengah pertama, saat itu mereka satu kelas. Entah kebetulan atau takdir, sejak saat itu mereka selalu bersama hingga saat ini. Neandro Sabian, begitulah nama lengkap dari murid kebanggaaan MG High School ini. Jika ditanya seberapa bangga sekolah terhadap Sabian, lihat saja seberapa sering wajah Sabian muncul di laman website sekolah. Sabian menjadi kebanggaan sekolah berkat prestasi
Pemulis: Diva (Diva Natasha Kirana Lubis)
Perancang Sampul: Jeasy_art
Editor : Zahra Apriolita
Tataletak Isi : Demayanthi Ayu Prasetyorini
ISBN
vii + 260 Halaman;
14,5 x 21 cm