Buku ini menghadirkan pembacaan segar tentang sastra sebagai cermin realitas, ruang budaya, dan gema spiritualitas manusia. Dengan pendekatan interdisipliner, karya ini menjembatani teori sastra kontemporer, studi budaya, dan agama, sekaligus menyoroti dinamika globalisasi, identitas, serta krisis spiritualitas yang melingkupi dunia modern. Di dalamnya dibahas berbagai perspektif—dari poskolonial, feminis, queer, ekokritik,
hingga dekonstruksi—yang diterapkan pada teks sastra, film, musik religi, narasi populer, maupun teks suci. Nurholis memadukan pemikiran Barthes, Derrida, Foucault, Said, Spivak, Geertz, hingga Paul Tillich untuk menunjukkan bahwa sastra bukan hanya karya estetis, melainkan juga jembatan antara bahasa, budaya, dan iman. Ditulis dengan gaya analitis sekaligus aplikatif, buku ini relevan bagi akademisi, peneliti, maupun pembaca umum yang ingin memahami peran sastra dalam membongkar simbol, merefleksikan nilai, dan menafsirkan dunia di tengah tantangan kontemporer
Prnulis: Nurholis, Dr. H. S.S., M.Hum., CLCE
Editor: Tim Alif
Proofreader: Tim Alif
Jumlah halaman: 336
Ukuran : 21cm