Kinerja keuangan bank-bank daerah di Indonesia pada periode 2002–2007 tergolong baik, baik menurut standar ROA maupun NIM. Rata-rata ROA dan NIM antarbank selama periode penelitian masing-masing sebesar 3,68% (ROA) dan 10,85% (NIM). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan batas minimum, yaitu 2% untuk ROA dan 4% untuk NIM. Dengan demikian, secara umum bank-bank daerah di Indonesia telah menunjukkan kinerja yang baik.
Namun, tingginya NIM pada BPD perlu diwaspadai karena komposisi kredit yang disalurkan lebih dominan ke sektor konsumtif dibandingkan sektor produktif. Hal ini menyebabkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah menjadi kurang optimal.
Selain itu, kinerja keuangan bank-bank daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik secara individual maupun keseluruhan, di antaranya: ukuran bank (bank size), manajemen aktiva (asset management), efisiensi operasional (operational efficiency), serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis: Dr. Yulia Fithriany Rahmah, S.P., M.E.
Editor: Dr. Diana Farid, S.Ag, S.H. M.E.Sy
Layout/Cover: Tim MaSagi
Jumlah halaman: 114
Ukuran : 21cm