school and education

Talk to us

0812-1603-3775

BRIDGING AND PRESERVING KNOWLEDGE. Penerbit Putra Surya Santosa (PSS). Tentang kami

KAUM MÉNAK SANTRI RELASI KUASA, KOLONIALISME & IDENTITAS ISLAM

Buku ini menganalisis relasi kuasa yang dijalankan kolonial atas kaum ménak dalam wacana modernisasi dan misi pemberadaban di Purwakarta pada abad ke-19 dan abad ke-20. Relasi kuasa ini, sebagaimana digambarkan oleh Foucault, beroperasi melalui serangkaian sistem regulasi, peraturan, hukuman, penghargaan, serta sistem pengetahuan yang membentuk rantai kekuasaan.

Sistem kuasa tersebut memproduksi pengetahuan, dan pengetahuan pada gilirannya memiliki kuasa. Dengan demikian, kekuasaan tidak lagi menguasai orang secara fisik maupun kediktatoran, melainkan melalui pola yang disamarkan, disembunyikan, dan diselubungkan sehingga tampak tidak terlihat.

Relasi kuasa ini juga berorientasi pada hegemoni Eropanisasi dan rekayasa kultural dalam budaya birokrasi serta gaya hidup, yang berpengaruh pada dinamika identitas Islam kaum ménak. Kaum ménak ditarik ke dalam sistem pemerintahan tidak langsung, diberlakukan peraturan terkait kewajiban, gelar, dan pangkat, sekaligus diberikan pendidikan bergaya Barat serta diperkenalkan pada kebudayaan Eropa.

Proses ini menancapkan wacana modernisasi dan misi pemberadaban, yang dalam teori Foucault disebut sebagai wacana—produk relasi kuasa yang beroperasi melalui jaringan pengetahuan yang tidak netral, melainkan politis. Pada titik inilah orientasi kaum ménak terhadap relasi kuasa kolonial menjadi krusial dalam pembentukan identitas Islam mereka.


Penulis:Dr. RAMLAN MAULANA, M.M.Pd., M.Hum
Editor:-
Layout & Cover: Tim PSS
jumlah halaman: 327
Ukuran: A5 (21 cm)


Chat

0812-1603-3775