Buku ini mengupas secara mendalam tentang hubungan antara konsep moderasi beragama dengan praktik spiritual dalam tarekat, khususnya Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya. Di tengah maraknya ekstremisme dan polarisasi dalam kehidupan beragama, konsep moderasi hadir sebagai jalan tengah yang menawarkan keseimbangan, toleransi, dan keadilan. Buku ini menjadi refleksi kritis atas bagaimana nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terimplementasi dalam kehidupan komunitas tarekat.
Disusun dalam tujuh bab, buku ini dimulai dengan latar belakang urgensi moderasi beragama dalam konteks tarekat, kemudian menggali dasar teori dan nilai-nilai moderasi. Bab-bab berikutnya menelusuri sejarah, ajaran, serta nilai-nilai inklusifitas dalam TQN Suryalaya, dan menunjukkan secara konkret bagaimana komunitas ini menjalankan nilai-nilai moderasi, baik dalam sikap spiritual, sosial, maupun kebangsaan.
Dengan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa tarekat bukan hanya pusat spiritual, tetapi juga agen transformasi sosial yang mampu menjawab tantangan zaman melalui prinsip-prinsip moderasi. TQN Suryalaya tampil sebagai representasi hidup dari Islam yang rahmatan lil 'alamin: Islam yang bijak, toleran, dan adaptif terhadap perubahan sosial.
Buku ini sangat relevan bagi akademisi, pegiat tarekat, pendidik, maupun masyarakat umum yang ingin memahami lebih jauh kontribusi tarekat dalam membumikan moderasi beragama di Indonesia.
Penulis: Dr. TRY RIDUWAN SANTOSO, M.A - Dr. ASEP HAMDAN MUNAWAR, MSI
Editor: -
Layout: & Cover: Tim PSS
jumlah halaman: 150
ukuran buku: 21cm