school and education

Talk to us

0812-1603-3775

BRIDGING AND PRESERVING KNOWLEDGE. Penerbit Putra Surya Santosa (PSS). Tentang kami

SUNGGUH !

SUNGGUH !

Membaca sajak-sajak Firdaus dalam antologi puisi tunggalnya yang bertajuk Sungguh secara sungguh-sungguh mengisyaratkan kerentanan yang menyenangkan. Setidaknya ada tiga kerentanan yang saya temukan. Pertama, nuansa percintaan yang rentan dimana optimisme dihadapkan pada kenyataan yang ada posisi sebaliknya. Kedua, penjelajahan tema yang diupayakan Firdaus--sebagaimana ditempuh penyairpenyair yang lain--tidak pernah ada pada perjalanan yang aman.

Ketiga, pengaruh karya penyair lain--yang ini pun juga dialami oleh banyak penyair di dunia--di dalam sajak-sajaknya pada satu sisi merupakan hal yang lazim dan pada sisi lain memberi isyarat untuk segera pergi ke keotentikan untuk sampai pada invensi-invensi tidak terduga. Sajak-sajak Firdaus dalam antologi tunggal bertajuk Sungguh secara umum berkisar pada pengalaman “aku lirik” di dalam nuansa percintaan pedih perih yang dihadapi secara tegar. Tampaknya cinta tidak menumbuhkan bunga pada sebuah taman dimana kupu-kupu dan pelangi selepas hujan melahirkan lagu-lagu romansa seberwarna pipi seorang gadis yang tersipu, melainkan melahirkan kerentanan: optimisme yang dingin dalam ketidakpastian


Penulis: M I Firdaus
Layout & Cover: @Mangkokojo
Ilustrasi: @Mangkokojo
Jumlah halaman: 92
ukuran buku: 21cm


Chat

0812-1603-3775