Sampul KUBAH DI BALIK PAGAR BESI Privatisasi Agama dan Eksklusivisme Sosial Komunitas Keagamaan
Buku

KUBAH DI BALIK PAGAR BESI Privatisasi Agama dan Eksklusivisme Sosial Komunitas Keagamaan

oleh Nasruddin - Try Riduwan Santoso

Segera Terbit Terbit 2026
Sinopsis

Kubah di Balik Pagar Besi: Privatisasi Agama dan Eksklusivisme Sosial Komunitas Keagamaan merupakan kajian ilmiah yang mengungkap dinamika keberagamaan sebuah komunitas UDI di Desa Sugihan, Lamongan. Buku ini berangkat dari kegelisahan terhadap munculnya sekat-sekat sosial di tengah masyarakat yang secara kultural dan keagamaan hidup dalam keberagaman.

Melalui pendekatan penelitian lapangan dan perspektif sosiologi agama, buku ini menelusuri bagaimana sebuah komunitas keagamaan membangun identitas, menjaga kemurnian keyakinan menurut perspektif internalnya, serta secara bertahap menarik praktik keagamaannya ke dalam ruang yang semakin privat. Proses tersebut tidak berlangsung secara tiba-tiba, tetapi melalui rangkaian doktrin, pembentukan pola keberagamaan, pemusatan aktivitas keagamaan, hingga pembentukan lingkungan hidup yang relatif terpisah dari masyarakat sekitar.

Kajian kemudian bergerak lebih jauh pada persoalan eksklusivisme sosial. Buku ini menggambarkan bagaimana batas-batas sosial dibentuk melalui pemilihan lokasi yang relatif jauh dari pemukiman, pembelian dan pengkaplingan lahan, pembangunan Kampung Baru, pemasangan portal dan penerapan one gate system, hingga pembatasan akses terhadap lingkungan komunitas.

Di balik pagar dan ruang fisik tersebut terdapat persoalan yang lebih mendasar: bagaimana keyakinan, identitas kelompok, relasi sosial, dan otoritas keagamaan berinteraksi dalam membentuk sebuah komunitas yang semakin tertutup. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai bentuk eksklusivisme, antara lain pembatasan interaksi, penolakan terhadap kelompok berbeda, toleransi yang terbatas, isolasionisme, serta kecenderungan menempatkan kelompok sendiri sebagai kelompok yang memiliki keunggulan tertentu.

Dengan membagi pembahasan ke dalam lanskap teoritis, etnografi komunitas, dan analisis kritis, buku ini tidak sekadar menggambarkan sebuah komunitas keagamaan, tetapi berusaha memahami proses, pola, bentuk, dan faktor yang melahirkan privatisasi agama serta eksklusivisme sosial. Struktur buku memang secara khusus membawa pembaca dari teori agama dan ruang publik, menuju realitas komunitas UDI di Sugihan, kemudian pada analisis mendalam mengenai pembentukan batas sosial dan masa depan kohesi sosial.

Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa agama tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang berpengaruh terhadap hubungan antarmanusia. Karena itu, persoalan privatisasi agama dan eksklusivisme sosial menjadi penting untuk dibaca secara kritis dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.


Judul:
KUBAH DI BALIK PAGAR BESI

Subjudul:
Privatisasi Agama dan Eksklusivisme Sosial Komunitas Keagamaan

Penulis:
Nasruddin
Try Riduwan Santoso